jualherbalmurah99.com Agen Resmi Penjual CRYSTAL X Asli Nasa

Crystal x_Crystal X Untuk Membersihkan Organ Intim Wanita_Crystal-X-crystal-X1.jpg

 
Rp. 200.000,00

Deskripsi Produk Natural Crystal X

Natural Crystal X for Women dari PT Natural Nusantara terbuat dari mineral alam yang sangat bermanfaat dalam membunuh kuman penyakit, bakteri merugikan, virus dan menghilangkan bau tidak sedap pada miss V. Crystal X diramu dari paduan antara zat-zat antiseptik dari daun sirih yang berperan penting untuk memberikan nutrisi alami pada jaringan epitel di dalam rongga miss V serta zat vinieil yang diekstrak dari daun sisik naga yang berperan penting untuk melenturkan serta merapatkan miss V Anda.

Crystal X for Women
REG. IDM000245253 – POM NA 18111600004

MENAMBAH KEMESRAAN DAN MEMPERBAIKI KUALITAS HUBUNGAN SUAMI ISTRI

Manfaat Besar Natural Crystal X

  • Ampuh Membunuh kuman, jamur dan bakteri merugikan
  • Ampuh Mengatasi Bau Tidak Sedap
  • Ampuh Melenturkan miss V
  • Ampuh Mencegah dan Menyembuhkan Keputihan
  • Ampuh Membersihkan kerak dan kotoran di selaput miss V
  • Ampuh Menambah kepekaan terhadap daya rangsang
  • Ampuh Menyembuhkan iritasi diselaput miss V
  • Ampuh Mencegah tejadinya kanker pada organ reproduksi wanita

Cara Pemakaian Natural Crystal X

  • Basahi Crystal-X, kemudian masukan ke dalam miss V sedalam 4cm, putar kurang lebih 10 detik.
  • Keluarkan dan bersihkan dengan air, lap dengan kain kering.
  • Simpan di tempat kering.
  • Dipakai 1-2 kali sehari sehabis mandi (untuk perawatan).

Crystal X for Women aman untuk pemakaian jangka panjang! Karena tidak ada efek samping negatif.

Produk Lainnya:

Viterna-viterna nasa.jpg
Viterna NASA

Rp 150.000

Beli
Vitamin-Vitamin Ternak.jpg
Vitamin Ternak

Rp 150.000

Beli



PENGECATAN BADAN KAPAL

Pengecatan badan kapal juga dapat dilakukan dengan kuas cat, roller maupun unit semprot cat sesuai dengan tingkat daerah kesulitan pengecatan. Jenis cat yang digunakan adalah : cat dasar, cat AC ( anti corrosive/anti karat ) dan cat AF ( anti folling/anti binatang atau tumbuhan laut ). Pengecatan dilakukan setelah badan kapal selesai diblasting. Sebelum dicat, badan kapal harus benar-benar bersih dari debu atau sejenisnya. Karena apabila masih ada debu yang menempel kemudian dicat akan dapat menimbulkan kondensasi yang lama kelamaan akan menyebabkan munculnya blistering ( lubang-lubang kecil karena catnya terkelupas ). Badan kapal dibagi menjadi 3 bagian, yaitu bagian bottom ( bagian yang tercelup air), bottop, dan bagian top side. Urutan pengerjaan coating pada masing – masing bagian berbeda-beda.
 
Untuk bagian bottom urutannya, yaitu :
- Pembersihan binatang laut yang menempel pada badan kapal dengan cara di scrub.
- Setelah itu badan kapal dicuci menggunakan air tawar dengan tujuan untuk dapat mengurangi kadar garam.
- Kemudian dilakukan sand blasting. Sand blasting ini dibedakan telah menjadi 2 yaitu full blast dan sweep spot. Full blast semua pelat di blasting sampai cat pada pelat terkelupas, sedangkan sweep spot di blasting hanya pada bagian yang berkarat dan bagian yang tidak berkarat cukup di sweep saja. Untuk proses sweep spot lapisan AC (Anti Corrosion ) pada cat sebelumnya harus terkelupas agar cat primer bisa menempel pada pelat.
- Setelah dilakukan blasting langkah selanjutnya adalah pengecetan pada badan kapal dengan cat primer atau disebut lapisan AC ( Anti corrosion ) lapis pertama dengan ketebalan kurang lebih 150 mikron.
- Setelah itu dicat dengan menggunakan sealer atau disebut lapisan AC lapis ke dua dengan ketebalan kurang lebih 100 mikron.
- Kemudian di cat dengan AF ( Anti Foulling ) lapis pertama
- Langkah terakhir adalah pemberian AF ( Anti Foulling ) lapis kedua. Pemberian Anti folling ini bertujuan untuk mengurangi binatang laut yang menempel pada badan kapal.

Untuk pengecatan pada bagian boottop, langkah-langkahnya sama dengan pengecatan pada bagian bottom. Dalam pengecatan, daerah ini juga merupakan daerah yang kritis karena pada daerah ini kadang tercelup air ( saat muatan penuh ) dan kadang tidak tercelup air ( saat muatan kosong ), jadi pemberian AFnya tidak konvensional melainkan menggunakan self polishing. Sedangkan pada bagian top side langkah-langkahnya juga sama, namun pada daerah ini tidak perlu di cat AF karena pada bagian ini tidak tercelup air.

Hal – hal yang perlu diperhatikan dalam coating :
- Campuran cat.
Campuran cat menggunakan 2 komponen yaitu base (cat itu sendiri) dan pengeras, namun ada juga yang menggunakan satu komponen ( rubber )
- Interval antara langkah satu dengan langkah berikutnya antara 4 jam – 3 hari.
- Kelembaban.
Batas maksimal kelembaban kurang lebih 85%
- Dry – wet
- Suhu pelat
- Suhu udara
- Dew point ( selisih antara suhu pelat dengan suhu udara ) maksimal 3o C
- Tekanan ideal yang digunakan kurang lebih 7,5 kg/cm3
- Tebal pengecatan minimal 400 mikron (dengan alat ukur elcometer)

PENGECATAN BADAN KAPAL